Jumat, 13 Juni 2014

Grid Computing

Dengan perkembangan teknologi komputer yang sangat pesat di negara- negara maju membuat para peneliti membutuhkan teaga komputer yang dapat menjawab tantangan dan masalah yang merreka tangani. Meskipun sudah ada supercomputer yang memiliki kapasitas yang tinggi dirasakan  tetap kurang. Karena mereka berusaha memecahkan permasalahan yang lebih besar lagi. Untuk membantu memecahkan masalah yang besar itu para peneliti menggunakan Komputer Grid.

Apakah kalian tau tentang Grid Computing atau Komputasi Grid? Menurut wikipedia komputasi grid adalah penggunaan sumber daya yang melibatkan banyak komputer terdistribusi dan terpisah  secara geografis untuk memecahkan persoalan komputasi dalam skala besar. Jadi semakin cepat jalur komunikasi terbuka, maka peluang untuk menggabungkan kinerja komputasi dari sumber- sumber komputasi yang terpisah menjadi semakin meningkat.

                                                       Grid Computing

Dalam buku The Grid: Blue Print For A New Computing Infrastructure dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan Komputasi Grid adalah Infrastruktur perangkat keras dan pernangkat keras yang dapat menyediakan akses yang bisa diandalkan, konsisten, tahan lama, dan tidak mahal terhadap kemampuan komputasi mutakhir yang tersedia. "A computational grid is a hardware and software infrastructure that provides dependable, consistent, pervasive, and inexpensive access to high-end computational capabilities." Jika dikemudian hari dibutuhkan sebuah teknologi untuk mewujudkan visi paradigma komputasi grid ini sudah memenuhi kriteria yang dinginkan oleh para peneliti, maka semakin terbuka untuk kerjasama antar lintas organisasi, antar benua, dan antar bangsa. Tercetusnya ide Komputasi Grid dimulai dengan adanya distributed computing, yaitu mempelajari penggunaan komputer terkoordinasi yang secara fisik terpisah atau terdistribusi. Pada sistem terdistribusi membutuhkan aplikasi yang berbeda dengan sisem terpusat. Setelah itu berkembang menjadi Pararel Computing yang merupakan teknik komputasi secara bersamaan dengan cara memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan. Dua hal itulah yang menjadi latar belakang semakin berkembangnya Grid Computing. Kebutuhan sumber daya komputasi yang besar diberbagai bidang serta adanya sumberdaya komputasi yang tersebar. Sedangkan Grid Computing menawarkan solusi komputasi yang murah dengan memanfaatkan sumberdaya yang tersebar dan heterogen serta cara mengakses yang mudah dari mana saja. Layanan dari Sistem Grid memiliki kegunaan yaitu untuk melakukan high throughput computing pada bidang penelitian, atau proses komputasi lain yang memerlukan banyak resource komputer.
infrastruktur Grid Computing

Beberapa keuntungan yang didapat dengan menerapkan Komputasi Grid, antara lain:
  1. Teknologi  grid computing mampu menjadi solusi bagi perusahaan- perusahaan untuk memiliki suatu sistem informasi yang berteknologi canggih, yang mampu mendukung kinerja perusahaan, dengan biaya yang lebih murah.
  2. Kemampuan teknologi tersebut untuk mendukung kinerja perusahaan tidak diragukan lagi. Teknologi grid computing membuka peluang bagi adanya kerjasama lintas organisasi, lintas benua, dan lintas bangsa. Selain itu, terbuka pula peluang untuk  melakukan komputasi yang rumit dengan menggunakan superkomputer yang canggih, tanpa harus melakukan investasi besar-besaran dalam bidang teknologi informasi.

Maka dari itu Grid Computing menjadi hal yang menjanjikan bagi perusahaan karena memiliki beberapa keuntungan, antara lain:
  • Lebih menghemat biaya dalam penggunaan sejumlah Sumber daya Komputer.
  • Sebagai cara untuk memcahkan maslaah yang mungkin tidak dapat dipecahkan tanpa memiliki daya komputasi yang besar.
  • Menunjukkan bahwa Sumberdaya dari bnayak komputer dapat kooperatif dan dimanfaatkansecara sinergis, serta dapat dikelola sebagai kolaborasi demi mencapai tujuan bersama.

Bukan hanya itu sistem Komputasi Grid sudah beroperasi pada bulan Maret 2007 dan terus dikembangkan hingga saat ini. Sistem grid ini diterapkan untuk menghubungkan beberapa Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta yang tersebar di Indonesia dan beberapa Instansi Pemerintahan Seperti Badan Meteorologi dan Geofisika.

Selain memiliki keuntungan dalam penerapannya, Grid Computing memiliki kekurangan dalam pengaplikasian pada masyarakat Indonesia , antara lain:
  1. Manajemen institusi  yang terlalu birokratis menyebabkan mereka enggan untuk fasilitas yang dimiliki untuk digunakan secara bersama agar mendapatkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat luas.
  2. Masih sedikitnya sumber daya manusia yang  kompeten dalam mengelola grid computing.
  3. Kurangnya pengetahuan yang mencukupi bagi teknisi IT maupun user non teknisi mengenai manfaat dari grid computing itu sendiri.

Dalam menghadapai kekurangan pengaplikasian Grid Computing di indonesia yang ada terdapat beberapa solusi yang dapat dilakukan antara lain:
  • Memberikan sosialisasi pada instansi pendidikan maupun institusi non pendidikan mengenai manfaat serta biaya dengan menggunakan sistem komputasi grid.
  • Kerjasama riset dan pengembangan antara departement dalam suatu perguruan tinggi dan industri.
  • Diberikannya mata kuliah tentang grid computing sehingga dapat menghasilkan generasi yang menguasai teknologi ini.
  • Adanya pengembangan aplikasi yang relevan dengan grid computing.

Contoh kasus dalam pengaplikasian Grid Computing di Indonesia dapat kalian baca pada jurnal dibawah ini.


Sumber:

0 komentar:

Posting Komentar

By :
Free Blog Templates